Saturday, April 2, 2011

J'adore Ames's Hot Picks of Miss Universe 2011 - 3rd Edition (March)*


*Based on a public vote among our Indonesian friends

Nadine Ames New Shoots (Part 2)





Courtesy of Ibrahim Imran & Artika Sari Devi

Nadine Alexandra: Two Pieces? No Problem

Puteri Indonesia 2010 Nadine Alexandra siap mengenakan swimsuit two pieces pada kontes Miss Universe 2011 Agustus mendatang.

Awalnya, Nadine berjanji tak akan me­ngenakan swimsuit two pieces. Dia khawatir mengenakan pakaian renang dua potong pada sesi bikini show di ajang pemilihan ratu sejagat itu menimbulkan kontroversial.

Namun, kata Nadine, jika panitia Miss Universe tidak menyediakan atau tidak ada ukuran yang pas dengan badannya, swim­suit two pieces akan jadi pilihan dalam acara yang akan digelar Agustus mendatang di Sao Paolo, Brasil itu.

“Tetap akan pakai one piece. Tapi kalau di sananya nggak ada, yah terpaksa menge­nakan two pieces.  Aku rasa tak ada masalah. No problem. Acara ini tak ada unsur seksnya. It’s beauty competion (Ini adalah kontes kecantikan-red),” kata Nadine saat ditemui di Royal Heritage Spa, Jakarta Pusat.

Nadine menceritakan, peristiwa tidak ada ukuran pakaian renang yang pas pernah terjadi pada Zivanna Letisha Siregar di Ajang Miss Universe 2009. Karena itu, Putri Indonesia 2008 itu terpaksa mengenakan swimsuit two pieces.

“Mau gimana lagi. Aku rasa harus meng­hormati peraturan. Kita juga sudah teken kontrak. Aku harap masyarakat Indonesia bisa mengerti keadaan aku,” harap perem­puan berusia 19 tahun itu.

Saat ini, perempuan cantik ini tengah sibuk mempersiapkan perbekalan selama mengikuti kontes Ratu Sejagat itu. Selain mengikuti pembekalan kecantikan, seperti modelling, public speaking, Nadine juga berlatih berjalan di sepatu berhak tinggi (high heels).

“Mencoba high hells dengan 17 centimeter. Tapi nggak ada masalah. Aku biasa dengan sepatu 15 centimeter,” ucapnya.

Berbagai busana yang akan dipakainya sehari-hari dalam ajang Miss Universe, tak lupa dipersiapkan secara teliti.“Di sana kan panas, jadi disesuaikan dengan iklim Amerika Latin yang tropis. Cari batik dengan model yang baru, baju yang cerah,” urai ga­dis yang sangat fasih berbahasa Inggris itu.

Kendati tidak mengejar target muluk, namun Nadine berharap setidaknya ia dapat menyamai pencapaian Miss Indonesia 2004, Artika Sari Devi, yang bisa masuk babak 15 besar.  “Aku sangat hormat dengan prestasi Artika.  Karena aku bisa membayangkan begitu ketatnya kompetisi yang dia jalani,” ujar Nadine.

Courtesy of Sumut Cyber

Friday, April 1, 2011

Nadine Tak Banyak Berharap di Miss Universe


"Saya harus atasi rasa takut saya sendiri," katanya.

 Puteri Indonesia 2010, Nadine Alexandra Dewi Ames, tak mengincar target muluk di ajang Miss Universe yang akan diikutinya di Sao Paolo, Brazil, pada Agustus 2011 mendatang.

“Daripada membuat goal (sasaran) yang amat jauh, lebih baik membuat goal-goal kecil, step by step,” kata Nadine saat ditemui di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Nadine bahkan mengaku, tujuan awalnya di kontes kecantikan global itu hanya untuk bersenang-senang.  “Just have fun untuk Miss Universe.  Siapa yang nggak mau ke Brazil?  Saya sangat suka melihat budaya-budaya lain,” ujarnya.  Namun, imbuh Nadine, bukan berarti dia tidak serius mempersiapkan diri untuk bertarung di ajang Miss Universe yang belum pernah dimenangkan oleh Indonesia itu.

“Semua mendapat pembekalan kecantikan, modelling, public speaking.  Aku juga dilatih untuk berbicara dengan pemilik bahasa lain, karena di sana ada 87 wanita dari negara-negara yang berbeda.  Jadi aku harus bisa beradaptasi dengan mereka,” papar Nadine.  Berbagai busana yang akan dipakainya sehari-hari dalam ajang Miss Universe, juga tak lupa dipersiapkan secara teliti.

“Saya mencari (busana dengan) motif-motif batik modern.  Baju dengan warna-warni cerah dan tidak panas,” ujar Nadine.  Menurutnya, penampilan juga harus diperhatikan karena menjadi bahan penilaian pihak juri, di samping penilaian soal kepribadian.  Oleh karena itu, Nadine berharap masyarakat Indonesia dapat mengerti apabila sesekali ia diharuskan untuk mengenakan pakaian minim.  “Mau gimana lagi, itu peraturan mereka,” ujarnya.

Kendati tidak mengejar target muluk pada ajang Miss Universe, namun Nadine berharap setidaknya ia dapat menyamai pencapaian Miss Indonesia 2004, Artika Sari Devi, yang bisa masuk babak 15 besar.  “Saya sangat hormat dengan itu (prestasi Artika).  Saya bisa membayangkan kompetisinya seperti apa,” kata Nadine.  Ia sendiri ingin bisa mencapai babak 15 atau bahkan 10 besar.

“Pertama, memang just have fun. Tapi lalu (kalau bisa) masuk 15 atau 10 besar,” tutur gadis berusia 19 tahun yang lahir di Inggris itu.

Nadine sadar, standar pemilihan Miss Universe sangat tinggi, oleh karena itu dia ingin terus mengembangkan potensi dan menggali kemampuan diri.  “Jadi, saya harus kalahkan dan atasi rasa takut saya sendiri,” tutupnya. (SJ)

Courtesy of Anggi Kusumadewi, Syahrul Ansyari/VIVAnews